Usaha Property

bisnis-propertyUsaha Property merupakan jenis usaha yang tidak akan pernah kehabisan pasar. Buktinya apa ? Ya secara kasar saja setiap hari ada pengantin baru, orang yang kontrak sekian tahun ingin punya rumah, orang yang rumahnya satu ingin beli menjadi dua, orang yang rumahnya banyak ingin investasi lagi sedangkan lahan tidak bertambah. Hal ini akan terus berlangsung dari tahun ke tahun sehingga semakin lama orang golongan ekonomi menengah kebawah akan semakin sulit mendapatkan perumahan yang layak dihuni karena pendapatan mereka tidak cukup untuk ditabung yang nantinya untuk beli property.

Meskipun usaha property tidak ada matinya apakah setiap orang juga akan berhasil jika terjun ke usaha property ? Belum tentu. Buktinya apakah setiap orang itu tidak perlu beras untuk makan tiap hari ? Kenapa orang yang usaha jual beras belum tentu semuanya berhasil padahal beras tiap hari diperlukan orang ? Bahkan ada juga yang berhasil usaha menjual Tas Import yang harganya satu Tas bisa puluhan juta rupiah ? Kenapa bisa demikian ya…. Itulah namanya usaha yang terkadang hasilnya tidak bisa diduga dari jenis usaha apa saja.

Usaha property kita pisahkan menjadi dua bagian yaitu usaha property yang menggunakan modal sendiri dan usaha property yang menggunakan modal orang lain. Modal orang lain dapat kita pisahkan menjadi dua bagian yaitu dari perbankan dan non-perbankan. Namun saat ini sudah jarang orang yang usaha property menggunakan modal sendiri karena nilai investasinya cukup besar dan usaha property meskipun untungnya cukup menggiurkan namun tidak liquid sehingga jika kita memerlukan udang sewaktu-waktu maka property tidak bisa dijual seketika itu. Atas dasar inilah maka usaha property sebagian besar menggunakan uang orang lain.

Beberapa jenis usaha property yang mungkin dapat mengsinspirasi anda untuk memulai baik yang sudah mempunyai modal cukup maupun modal nol, diantaranya :

  1. Usaha Property Kelas Kakap, berupa pembangun gedung-gedung, apartemen, hotel, mall, kantor dan sebagainya yang hanya bisa dilakukan oleh pengusaha besar dan bahkan ada yang dalam bentuk konsursium karena begitu besar dana yang diperlukan.
  2. Usaha Property Untuk Disewakan, Anda membangun atau membeli property dengan tujuan untuk disewakan atau untuk kost. Ini akan menguntungkan apabila anda saat ini sudah mempunyai lahan sendiri atau rumah yang tinggal merenovasi namun jika semuanya untuk membangun meminjam uang dari bank baik untuk beli tanah maupun membangun rumahnya maka usaha kost-kostan ini tidak layak. Coba sendiri berapa besar biaya untuk membangun rumah kost beserta lahannya dan berapa bunga dan pokok yang harus dibayarkan ke bank. Apakah dengan biaya kost yang anda terima akan menutupi iuran tiap bulannya ? Kami yakin akan minus.
  3. Usaha Property Untuk Investasi, Anda punya uang atau pinjam uang dari bank kemudian mencari property yang ingin dibeli bisa berupa rumah, kantor, gudang, pabrik atau apa saja dengan niat untuk investasi sekaligus untuk menjalankan usaha dengan harapan hasil dari usaha tersebut dapat menutup angsuran tiap bulan bahkan kalau bisa lebih. Dengan demikian akan mendapat dua keuntungan langsung yaitu harga property dan tanah yang terus naik dan bisnis yang sedang dijalankan.
  4. Usaha Property Untuk Developer, Anda membangun rumah atau perumahan dengan tujuan untuk dijual secara komersial maka yang menjadi masalah adalah apakah anda membangun terlebih dahulu kemudian baru dipasarkan ataukah anda menjual kavling dan gambar jika sudah ada yang laku maka uangnya untuk membangun rumah. Cara pertama biasanya dilakukan oleh developer yang sudah besar karena mereka cukup modal sedangkan cara kedua banyak dilakukan oleh developer kecil atau orang yang baru mau belajar usaha property. Cara pertama untungnya lebih besar namun resiko juga lebih besar dan sebaliknya.
  5. Usaha Property Sebagi Broker atau Agen Property, Jika anda tidak mau pusing-pusing membanguan property dengan berbagai macam masalah yang ada didalamnya maka anda cukup menjadi agen atau broker property. Jika anda berhasil menjualkan rumah didalam kelompok broker tersebut maka anda akan mendapatkan fee sesuai dengan perjanjian. Cara ini sangat cocok bagi anda yang ingin freelance dan punya banyak relasi orang-orang yang berduit.
  6. Usaha Property Sebagai Broker Perorangan, Anda tinggal mencari property yang akan dijual kemudian hubungi dengan pemilik apakah bisa membantu menjualkan dan bagaimana fee dan harga jualnya. Jika boleh, maka anda tinggal pasarkan melalui sosial media, blog, webste, iklan koran, majalah dan sebaginya apabila terjadi penjualan maka anda akan mendapatkan fee.

Usaha Property apapun yang hendak anda jalankan sesuaikan dengan kondisi anda saat ini untuk full time atau hanya sebagai freelance. Semuanya akan berhasil jika anda konsisten dan gigih dalam mencari calon pelanggan.

Kesuksesan perlu waktu dan pengorbanan tidak ada yang instan dan usaha agar berhasil.